Kenapa Q-Cow
Limbah ternak yang selama ini terbuang, kini jadi solusi pertanian berkelanjutan.
Wilayah Maros dan Gowa menghasilkan ratusan ton limbah kotoran sapi dan burung puyuh setiap hari — sebagian besar belum dimanfaatkan dan berpotensi mencemari tanah, air, hingga menyumbang emisi metana.
Q-Cow mengubah limbah ini menjadi pupuk kompos organik, pupuk organik cair (POC), dan media tanam lewat proses fermentasi anaerob terkontrol — hasil hilirisasi riset kampus, diuji laboratorium, aman dan bebas patogen.